Senin, 29 April 2019
RPB RAJAPOLAH SELALU SIAP SIAGA TANGGAP BENCANA
Rajawaliutaranews-Tasikmalaya 29 April 2019
Badan penanggulangan bencana daerah Kecamatan Rajapolah bergerak cepat ke salah satu lokasi bencana yang ada di Kp Karang Sirna, Desa Karang Layung, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Tasikmalaya
Menurut salah satu petugas dari RPB Kecamatan Rajapolah menuturkan, bahwa kejadian ini terjadi dini hari tepatnya jam02:20 Terbagi di 7 titik yang ada di Desa Karang layung. Alhamdulillah tak ada korban jiwa, hanya kerugian berbentuk material itu pun baru sementara." Ucapnya.
Menurut pantauan tim IWO Indonesia Kabupaten Tasikmalaya memang benar di lokasi tersebut telah terjadi bencana longsor.Kebetulan Di lokasi kejadian memang sudah banyak tim yang bertugas yang terdiri dari TNI, POLRI dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang membantu. ( jal, sep ) IWO INDONESIA
PTOGRAM PEMERINTAH MASALAH KELUARGA MISKIN MASIH BELUM TEPAT SASARAN SUNARSIH WARGA KP.BULAK KAPAL SALAH SATU CONTOHNYA
Seperti inilah kondisi Sunarsih warga Bekasi, yang tinggal di Jl. Harun, Kampung Bulak, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Sunarsih adalah warga miskin yang hingga kini belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diprogramkan oleh pemerintah untuk peningkatan ekonomi masyarakat, seperti yang sebelumnya pernah diberitakan oleh beberapa media pada waktu yang lalu dengan judul berita "Warga Harun Pondok Melati Keluhkan Program Pemerintah Tidak Tepat Sasaran", yang salah satunya terbit di newswartapublik.com tertanggal 20 Juni 2018.
Setelah pemberitaan tersebut, Sunarsih pernah dipanggil oleh ketua RT setempat dan ditindaklanjuti pihak kelurahan untuk dibuatkan Kartu Indonesia Sehat, Dinas Sosial Bekasi juga pernah mengunjungi kontrakannya, Menurut Sunarsih Dinsos akan memberikan Program PKH yang baru, akan tetapi sampai saat ini sudah satu tahun sejak dijanjikan oleh Dinsos kabupaten bekasi belum ada tindak lanjutnya, "Katanya akan dimasukan daftar PKH yang baru tapi sampai sekarang belum," ujar Sunarsih, Minggu, (28/4).
Kondisi Sunarsih saat ini sungguh memprihatinkan, Sudah 6 bulan terbaring sakit, beban hidupnya kian bertambah berat karena ia harus membayar uang kontrakan yang sekarang menunggak 2 bulan sebesar Rp 1.100.000. Belum lagi, Sunarsih harus membiayai keperluan sekolah anaknya yang saat ini butuh dana sebesar Rp, 1.000.000.
Sunarsih hanya pasrah dengan keadaannya saat ini, Ia tak bisa lagi menjadi buruh cuci pakaian pada tetangganya untuk keperluan kehidupan sehari-harinya lantaran sakit yang sudah lama dideritanya belum kunjung sehat dan perlu perawatan khusus, Kini Sunarsih hanya mengandalkan suaminya yang hanya tukang jahit dompet dan itupun hasilnya tidak seberapa, "Mama menderita radang paru-paru dan lambung serta liver," ujar Rani, anak Sunarti yang masih butuh biaya sekolah saat dikonfirmasi.
Sampai berita ini ditayangkan, media belum berhasil mengkonfirmasi pihak kelurahan maupun Dinsos, untuk mengklarifikasi Program PKH yang dijanjikan beberapa waktu yang lalu.
(UGD-Red) - IWO INDONESIA
Transmart Diduga Biang Kerok Kemacetan.
Tasikmalaya-Rajawaliutaranews 27 April 2019
Kemacetan semakin merajalela baik di Kota maupun di pelosok Desa, yang terutama di jalur jalan-jalan arternatif, baik jalur jalan raya maupun jalur jalan biasa.pasalnya semakin hari orang yang memiliki kendaranan semakin banyak, apa lagi pabrik-pabrik yang memproduksi semakin membeludag.
Menurut salah satu pengguna jalan menuturkan Sebelum ada nya Transmart memang jalan yg di kenal Ir H Juanda Kota Tasikmalaya ini sering macet, apalagi sekarang muncul Mall atau Transmart yang baru, jelas lebih macet. Apalagi akses yang menuju transmart pas lampu merah, jadi jelaskan makin parah macet nya semrawut. Pungkasnya.
Menurut pantauan team IWO Indonesia memang benar keadaan jalan Ir H Juanda sangat semrawut.Walaupun ada beberapa dari pihak Kepolisian Polantas Kota Tasikmalaya yang sedang bertugas mengatur lalu lintas. ( jal/sep) IWO INDONESIA
Transmart Diduga Biang Kerok Kemacetan
Tasikmalaya-Rajawaliutaranews 27 April 2019
Kemacetan semakin merajalela baik di Kota maupun di pelosok Desa, yang terutama di jalur jalan-jalan arternatif, baik jalur jalan raya maupun jalur jalan biasa.pasalnya semakin hari orang yang memiliki kendaranan semakin banyak, apa lagi pabrik-pabrik yang memproduksi semakin membeludag.
Menurut salah satu pengguna jalan menuturkan Sebelum ada nya Transmart memang jalan yg di kenal Ir H Juanda Kota Tasikmalaya ini sering macet, apalagi sekarang muncul Mall atau Transmart yang baru, jelas lebih macet. Apalagi akses yang menuju transmart pas lampu merah, jadi jelaskan makin parah macet nya semrawut. Pungkasnya.
Menurut pantauan team IWO Indonesia memang benar keadaan jalan Ir H Juanda sangat semrawut.Walaupun ada beberapa dari pihak Kepolisian Polantas Kota Tasikmalaya yang sedang bertugas mengatur lalu lintas. ( jal/sep) IWO INDONESIA
Sabtu, 27 April 2019
Dedt Colector Diduga Sudah Meresahkan Para Masyarakat,Pihak Kepolisian Purwakarta Akan Segera Menangkap Kedua Pelaku Tersebut
Berita Kriminal
Purwakarta Cakrabuana News -Banyaknya nasabah kredit yang berurusan dengan debt collector tak sedikit berujung dengan perampasan. Tidak jarang nasabah kredit panik dan merasa ketakutan saat menghadapi debt collector.
Satu unit sepeda motor bet warna hitam,pebrian seorang anak duduk di bangku kelas 3 sanawiyah alwahton pulang menangis tersendu sendu.
Pebrian,pulang sambil menceritakan terhadap orang tuanya,kendaraan sepeda motor di rampas oleh dua orang external dari Bank FIF yang tidak di ketahui identitasnya,ucap anak tersebut.
Lanjut,menceritakan anak itu saat di rampas di wilayah simpang GI ,anak ini mempertahankan sepeda motornya,tapi kedua external ini sangat brutal terhadap anak di bawah umur,hampir di pukulnya kalau tidak mau menyerahkan sepeda motor ini.
Hal ini, sangat geram sekali orang tua pebrian yang bernama ujang demang sangat marah sekali melihat anaknya hampir di pukul terhadap kedua external FIF,yang sudah begitu brutalnya memperlakukan anaknya, sementara ini akan melaporkan terhadap pihak ke polisian,dan sampai tuntas dalam kebrutalan dua orang external ini,dan pihak FIF akan segera di usut yang sudah meresahkan masyarakat,
Selain itu, para debt kolektor yang sembarangan merampas dengan paksa kendaraan para konsumen. Bahkan di beberapa wilayah pihak Kepolisian sudah mengultimatum agar para Debt Kolektor tidak bertindak semena mena. Daerah kabupaten purwakarta dan jawa barat.
"Akhir-akhir ini banyak keluhan dari masyarakat adanya oknum yang melakukan aksi premanisme di jalanan.
Ketua DPD Iwo Indonesia purwakarta bernama Ridho menjelaskan,Jika ada yang menjadi korban perampasan oknum debt collector silakan melapor kepada polisi, agar pihak kepolisian bisa menproses secara hukum,”kata Ridho .
Beliau mengatakan, tidak ada kata kompromi bagi orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melanggar hukum.
”Sebagai catatan laporan harus sesuai fakta dan memiliki alat bukti cukup. Jika terbukti melanggar pelaku bisa dijerat Pasal 368 KUHP tentang mengambil sesuatu bukan miliknya. Ancaman pidana di atas 7 tahun penjara,”tuturnya.
Di minta pihak kepolisian segera memproses adanya ke brutalan dari pihak debt kolektor yang mengaku dari FIF.Akhirnya berita ini di muat apaadanya,bersambung ke edisi selanjutnya.
Reporter Liputan :
Team / Ridho
Purwakarta Cakrabuana News -Banyaknya nasabah kredit yang berurusan dengan debt collector tak sedikit berujung dengan perampasan. Tidak jarang nasabah kredit panik dan merasa ketakutan saat menghadapi debt collector.
Satu unit sepeda motor bet warna hitam,pebrian seorang anak duduk di bangku kelas 3 sanawiyah alwahton pulang menangis tersendu sendu.
Pebrian,pulang sambil menceritakan terhadap orang tuanya,kendaraan sepeda motor di rampas oleh dua orang external dari Bank FIF yang tidak di ketahui identitasnya,ucap anak tersebut.
Lanjut,menceritakan anak itu saat di rampas di wilayah simpang GI ,anak ini mempertahankan sepeda motornya,tapi kedua external ini sangat brutal terhadap anak di bawah umur,hampir di pukulnya kalau tidak mau menyerahkan sepeda motor ini.
Selain itu, para debt kolektor yang sembarangan merampas dengan paksa kendaraan para konsumen. Bahkan di beberapa wilayah pihak Kepolisian sudah mengultimatum agar para Debt Kolektor tidak bertindak semena mena. Daerah kabupaten purwakarta dan jawa barat.
"Akhir-akhir ini banyak keluhan dari masyarakat adanya oknum yang melakukan aksi premanisme di jalanan.
Ketua DPD Iwo Indonesia purwakarta bernama Ridho menjelaskan,Jika ada yang menjadi korban perampasan oknum debt collector silakan melapor kepada polisi, agar pihak kepolisian bisa menproses secara hukum,”kata Ridho .
Beliau mengatakan, tidak ada kata kompromi bagi orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melanggar hukum.
”Sebagai catatan laporan harus sesuai fakta dan memiliki alat bukti cukup. Jika terbukti melanggar pelaku bisa dijerat Pasal 368 KUHP tentang mengambil sesuatu bukan miliknya. Ancaman pidana di atas 7 tahun penjara,”tuturnya.
Di minta pihak kepolisian segera memproses adanya ke brutalan dari pihak debt kolektor yang mengaku dari FIF.Akhirnya berita ini di muat apaadanya,bersambung ke edisi selanjutnya.
Reporter Liputan :
Team / Ridho
Rabu, 24 April 2019
KPK Geledah Kantor Walikota Tasikmalaya.
Rajawaliutaranews Kota Tasikmalaya.
Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK, Republik Indonesia menggeledah kantor bale Kota Tasikmalaya. Rabu 24 April 2019.
Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK, Republik Indonesia menggeledah kantor bale Kota Tasikmalaya. Rabu 24 April 2019.
Menurut narasumber, salah satu Pegawai yang ada di Pemkot tasikmalaya.Membenarkan ada penggeledahan, yang di sertai penjagaan ketat aparat Kepolisian Republik Indonesia.Dalam hal mengenai dugaan kegiatan PUPR, DINKES & RSUD. Pungkasnya.
Menurut pantauan tim IWO Indonesia, suasana bale Kota Tasikmalaya tanpa sepi dari hal kegiatan pelayanan yang ada penjagaan ketat aparat kepolisian.
Saat dikonfinfirmasi Sekda Kota Tasikmalaya IVan Diskan engan berkomentar sambil masuk ke mobil
(jal/Sep ) IWO Indonesia
Minggu, 21 April 2019
KETUA IWO INDONESIA ANGKAT BICARA IHWAL KELAKUAN KETUA PANWASCAM KEDUNG WARINGIN AHMAD JAJULI
Kab.Bekasi Rajawaliutaranews
Terkait permohonan maaf yang tidak jelas dari ketua panwascam kecamatan kedung waringin Ahmad jajuli yang diduga di backup oleh salah satu oknum yang mengatas namakan salah satu media.
Menurut ketua Iwo Indonesia kabupaten bekasi Suryo sudarmo. Kami dari jajaran kepengurusan Iwo indonesia belom menerima undangan resmi dari ketua panwascam kedung waringin terkait ucapan yang kurang mengenakan sebagai mana yang pernah kami rilis sebelum nya.
Dan ada pun salah satu media yang menyatakan permohonan maaf dari ketua panwascam kedung waringin pak Ahmad jajuli. Ketua Iwo indonesia kabupaten sangat menyayangkan sikap media tersebut yang seharus nya tidak bertindak sendiri sendiri,Ucap nya.Yang jelas kami akan tetap melanjutkan kasus ini keranah hukum dan segera mungkin melaporkan perbuatan atau penghinaan ketua panwascam kedung waringin Ahmad jajuli ke pihak berwajib atau buka LP pungkas nya.

Kami segenap jajaran Iwo Indonesia sangat berharap itikad baik dari ketua panwascam Untuk sesegera mungkin mengundang insan Pers yang ada di bekasi khusus nya Indonesia umum nya, untuk menyatakan permohonan maaf nya.
Team - Iwo indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)















